Middle Childhood

Middle Childood merupakan perkembangan anak-anak usia 6-12 tahun. Pada masa ini anak-anak mengenal pendidikan dasar (formal) yang kelak akan menjadi fondasi bagi pendidikan pada tahap-tahap selanjutnya. Pada masa ini tidak mungkin melakukan pendekatan “strict” terhadap anak-anak mengingat usia mereka, kesadaran pentingnya pendidikan bagi kehidupan kelak belum mereka fahami. Pada fase ini anak mulai belajar untuk mengembangkan kemampuan melakukan interaksi sosial dengan lingkungan sekitarnya. Tantangan orang tua dalam mendidik anak pada usia 6-12 sangat berat, karena lingkungan eksternal turut berperan memberikan informasi kepada anak. Informasi yang diterima anak dari lingkungan sekitarnya tidak lah semua baik. Agar terhindar dari informasi negatif yang diterima anak, orang tua harus dapat memilah dan memilih, tetapi bukan berarti melarang anak untuk bersosialisasi melainkan memberikan pengarahan/penjelasan kepada anak tentang informasi yang dia terima baik visual maupun yang dia dengar dari teman, tetangga ataupun guru nya di sekolah.  Berikut hal-hal yang harus diperhatikan dorang tua dalam mendidik anak pada masa “middle chilhood” :
1.       Membuat jadwal dengan kompromi
Tentunya membuat jadwal tidak mudah, mengingat masa anak  usia 6 – 12 tahun anak cenderung lebih suka bermain. Bermain adalah aktivitas yang sangat menyenangkan dan dapat berinteraksi dengan berbagai situasi, sementara belajar adalah monoton dan tidak menyenangkan. Meskipun tampaknya sulit buatlah jdwal definitif dengan menunjuk rentang waktu (jam) yang dibutuhkan untuk bermain dan belajar.

2.      Memposisikan peran orang tua
Orang tua tidak harus selalu menempatkan diri sebagai orang tua, tetapi juga sebagai teman, teman curhat, teman bermain dll.

3.       Memberikan Rewardatau hadiah dan penghargaan
Metode ini efektif apabila dilakukan karena anak termotivasi untuk belajar. Tetapi metode ini juga memiliki efek yang tidak baik, oleh karena itu seiring bertambah usia kebiasaan ini harus ditinggalkan.

4.       Memberikan hukuman “Punishment”
Carilah cara-cara kreatif dalam memberikan hukuman. Jangan lakukan hukuman yang berifat fisik, otoriter dan diktator.  

5.       Mengembangkan kemampuan komunikasi Ability to communicate”
6.       Memahami Bahasa “Understand Language”
8.       Melatih hubungan interaksi sosial “Social interaction”
9.       Mengajak bermain “Playing”

Untuk penjelasan selanjutnya silahkan klik di sini.  Terima kasih semoga postingan ini bermanfaat. Jangan lupa klik fans page.
Reaksi :
Blok kemudian tekan tombol Ctrl dan huruf C pada keyboard secara bersamaan untuk copy artikel di atas. Bagi pengguna Google Chrome bisa menyimpan halaman ini dalam bentuk *pdf melalui tombol print/save di atas.! Bagi yang mau repost ulang harap untuk mencantumkan tautan/sumber!..

Jika Anda menyukai , Share melalui social media di atas (satu suka dari anda sangat berarti bagi kami. Tuliskan kritik dan saran anda pada form komentar di bawah! Ketikan email dan klik subcribe untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Info [K-Moe].

Artikel relevan lainnya
Beri Komentar