Ads Banner

Tujuan Layanan Pendidikan Bagi Anak Tunagrahita Ringan

Tujuan Layanan Pendidikan Bagi Anak Tunagrahita Ringan
Tujuan Layanan Pendidikan Bagi Anak Tunagrahita Ringan
Kebutuhan Belajar & Tujuan Pendidikan Bagi Anak Tunagrahita Ringan
Kebutuhan Belajar & Tujuan Pendidikan Bagi Anak Tunagrahita Ringan

Kebutuhan Belajar Anak Tunagrahita Ringan

Anak tunagrahita memiliki kebutuhan khusus untuk mengoptimalkan pencapaian potensinya. Kebutuhan khusus anak tunagrahita ringan menurut Astati dan Mulyati (2010:26) bahwa kebutuhan khusus anak tunagrahita ringan adalah :

  1. Kebutuhan dalam Layanan Pembelajaran.Anak-anak tunagrahita memiliki potensi dalam belajar dan erat kaitannya dengan berat dan ringannya ketunagrahitaan. Kebutuhan khusus yang dimaksud adalah:a) Kebutuhan layanan pengajaran yang sama dengan siswa lainnya. Mereka hanya membutuhkan tambahan pengertian guru dan teman-temannya, tambahan waktu untuk mempelajari sesuatu.b) Kebutuhan layanan pembelajaran yang sangat khusus. Merka membutuhkan layanan, seperti: program stimulasi dan intervensi dini meliputi: terapi bermain, okupasi, terapi bicara, kemampuan memelihara diri dan belajar akademik.
  2. Kebutuhan Akan Penciptaan Lingkungan Belajar.Mereka membutuhkan lingkungan belajar seperti pengaturan tempat duduk yang disesuaikan kondisi anak-anak tunagrahita.
  3. Kebutuhan dalam Pengembangan Kemampuan Bina Diri.Anak tunagrahita membutuhkan konteks dan orientasi cerita yang dimulai dari hal yang konkrit kemudian ke hal abstrak.
  4. Kebutuhan dalam Pengembangan Kemampuan Sosial dan Emosi.Dalam hal berinteraksi membutuhkan hal-hal kebutuhan untuk merasa menjadi bagian dari yang lain, kebutuhan untuk menemukan perlindungan dari label yang negatif, kebutuhan akan kenyamanan sosial, dan kebutuhan untuk menghilangkan kebosanan dengan adanya stimulasi sosial.
  5. Kebutuhan dalam Pengembangan Kemampuan Keterampilan.Beberapa keunggulan tunagrahita yang akan membawa mereka pada hubungannya dengan orang lain, meliputi: (a) spontanitas yang wajar dan positif, (b) kecenderungan untuk merespon orang lain dengan baik dan hangat, (c) kecenderungan merespon pada orang lain dengan jujur, dan (d) kecenderungan untuk mempercayai orang lain.

Tujuan Pendidikan Bagi Anak Tunagrahita Ringan

Pendidikan bagi anak tunagrahita ringan tidak terlepas dari tujuan pendidikan pada umumnya. Tujuan pendidikan anak tunagrahita ringan dirumuskan dengan memperhatikan kebutuhan mereka dan para pendidik harus menyadari bahwa anak tunagrahita ringan harus dipersiapkan untuk menghadapi kehidupan di masyarakat seperti : kemampuan berpartisipasi, menjalankan tugas dan kewajiban sebagai warga negara, kemampuan mengatur perekonomiannya. Mengacu pada rumusan Kirk (1979:152) dalam Astati (2001:13), tujuan khusus pendidikan anak tunagrahita ringan meliputi :
  1. Mengembangkan keterampilan dasar belajar di sekolah, meliputi : membaca, menulis, matematika.
  2. Mengembangkan kebiasaan hidup sehat.
  3. Mengembangkan kemampuan sosialisasi.
  4. Mengembangkan kemampuan emosional dan rasa aman baik di sekolah maupun di rumah
  5. Menggunakan kemampuan untuk menggunakan waktu luang.
  6. Mengembangkan kemampuan keterampilan melalui latihan vokasional.
  7. Mengembangkan kemampuan mendorong diri sendiri dalam kegiatan yang sifatnya produktif.

Sedangkan menurut Depdikbud (1994:8-9) tujuan pendidikan anak tunagrahita ringan disesuaikan dengan satuan pendidikan sekolah luar biasa, adapun tujuannya sebagai berikut :

  1. Pendidikan luar biasa yang diselenggarakan di TKLB bertujuan untuk meletakan dasar ke arah perkembangan sikap pengetahuan dasar, dan keterampilan dasar yang diperlukan oleh anak didik dalam penyesuaian diri dengan lingkungan dan untuk pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya, serta memperoleh kesiapan fisik, mental, perilaku dan sosial untuk mengikuti pendidikan pada SDLB.
  2. Pendidikan luar biasa yang diselenggarakan di SDLB bertujuan memberikan kemampuan dasar, pengetahuan, keterampilan dasar dan sikap yang bermanfaat bagi siswa sesuai dengan kelainan yang disandangnya dan tingkat perkembangannya serta mempersiapkan mereka untuk mengikuti pendidikan pada SLTPLB.
  3. Pendidikan luar biasa yang diselenggarakan di SLTPLB bertujuan memberikan kemampuan dasar yang merupakan perluasan SDLB yang bermanfaat untuk menyiapkan siswa dalam kehidupan sebagai pribadi, anggota masyarakat dan warga negara sesuai dengan kelainan yang disandangnya dan tingkat perkembangannya serta mempersiapkan mereka untuk mengikuti pendidikan pada SMALB.

Berdasarkan beberapa uraian di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan pendidikan bagi anak tunagrahita ringan adalah untuk mengembangkan keterampilan baik dalam hal yang bersifat akademik ataupun non akademik. Seperti keterampilan siswa dalam membaca, menulis, dan berhitung, keterampilan siswa dalam berkomunikasi, bersosialisasi, serta melatih siswa agar memiliki suatu keterampilan sesuai dengan potensi yang dimilikinya agar dapat hidup mandiri dimasyarakat.

Print/Save

Blok kemudian tekan tombol Ctrl dan huruf C pada keyboard secara bersamaan untuk copy artikel di atas. Bagi pengguna Google Chrome bisa menyimpan halaman ini dalam bentuk *pdf melalui tombol print/save di atas.!
Share This :

Jika Anda menyukai , Share melalui social media di atas (satu suka dari anda sangat berarti bagi kami. Tuliskan kritik dan saran anda pada form komentar di bawah! Ketikan email dan klik subcribe untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Info [K-Moe].

Artikel relevan lainnya
Beri Komentar