Ads Banner

Teori Problem Solving

Teori Problem Solving
Teori Problem Solving


Info [K-moe] - Setiap hari kita dihadapkan pada berbagai situasi yang harus kita selesaikan dengan baik. Masalah merupakan suatu keadaan yang perlu diselesaikan dan menjadi tanggungjawab setiap inpidu. Penyelesaian suatu masalah melibatkan berbagai jenis pemikiran atau kognisi seperti mengidentifikasi, mengkategori, menyusun, membuat referensi, merumuskan analogi, dan mengingat kembali. Semua masalah mempunyai tujuan, tetapi berbeda antara satu sama lain.

1. Penyelesaian Masalah

Masalah merupakan suatu keadaan yang harus diselesaikan. Seperti telah diuraikan di atas, tentunya setiap masalah mempunyai tujuan yang harus diselesaikan. Hubungan antara tujuan dengan penyelesaiannya bisa diibaratkan "ruang kosong" (problem space) yang harus kita isi untuk mengatasi masalah tersebut. Terjadinya ruang kosong tersebut mungkin disebabkan karena kurangnya pengetahuan kita (lock of knowledge) atau adanya informasi yang tidak berstruktur ataupun kurangnya kemampuan yang disebabkan oleh keterbatasan pribadi ataupun hambatan lingkungan.>

2. Strategi Penyelesaian Masalah

Setidaknya ada tiga strategi penyelesaian masalah yang biasa digunakan. 

  • Alogaritma: adalah prosedur langkah demi langkah yang bersifat sistematik dan konsisten serta menghasilkan penyelesaian yang sama setiap kali digunakan.
  • Heuristik: adalah jalan pintas yang memiliki kemungkinan tinggi untuk membawa kepada penyelesaian yang tepat (rules of thumb). Ini merupakan butir-butir informasi lama yang pernah digunakan dalam membantu penyelesaian masalah pada masa yang lalu.
  • Merumuskan Sub-Tujuan: adalah strategi memperincikan suatu masalah yang kompleks ke dalam beberapa sub-tujuan atau sub-masalah sehingga memudahkan dalam penyelesaiannya.

3. Kendala Penyelesaian Masalah

Ada beberapa hal yang biasanya menjadi kendala dalam penyelesaian masalah, yaitu:

  • Pola Pikir (Mind Set): adalah pola pikir seseorang yang melihat atau menyelesaikan suatu masalah hanya dengan cara tertentu saja sehingga seringkali menjadi penghalang atau mengalami kesulitan ketika harus menyelesaikan masalah baru yang berbeda.
  • Ketetapan Fungsional (Fungsional Fixedness): adalah seseorang yang berpandangan bahwa suatu objek hanya dapat digunakan berdasarkan pengalaman lampau saja sehingga seringkali menyulitkan inpidu yang bersangkutan dalam menyelesaikan masalah yang baru. 

Print/Save

Blok kemudian tekan tombol Ctrl dan huruf C pada keyboard secara bersamaan untuk copy artikel di atas. Bagi pengguna Google Chrome bisa menyimpan halaman ini dalam bentuk *pdf melalui tombol print/save di atas.!
Share This :

Jika Anda menyukai , Share melalui social media di atas (satu suka dari anda sangat berarti bagi kami. Tuliskan kritik dan saran anda pada form komentar di bawah! Ketikan email dan klik subcribe untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Info [K-Moe].

Artikel relevan lainnya
Beri Komentar