Harapan Kaum Disabilitas

Beberapa tahun silam, Negara Indonesia mengambil langkah penting dalam memperkuat komitmen untuk memajukan hak asasi difabel dengan menandatangani dan meratifikasi Konvensi PBB tentang Hak-hak Penyandang Disabilitas (Convention on the Rights of Persons with Disabilities). Pada tanggal 10 November 2011, Pemerintah Indonesia  kembali mengukuhkan komitmen untuk melakukan perubahan fundamental bagi perwujudan hak-hak kaum difabel dengan mengesahkan Undang-Undang No. 19 Tahun 2011, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 107 tentang Ratifikasi Konvensi Internasional Hak-hak Penyandang Disabilitas sebagai upaya pemajuan, penghormatan, pemenuhan dan perlindungan hak-hak kaum difabel di seluruh Indonesia.

Namun demikian, aksi dan kebijakan tersebut sampai sekarang ternyata belum mampu melindungi dan memberikan jaminan terhadap perwujudan hak-hak penyandang disabilitas di Indonesia. Akses terhadap pendidikan, pekerjaan, layanan kesehatan dan fasilitas publik masih terhalang “tembok” diskriminasi. Bahkan, partisipasi dalam pembangunan dan akses terhadap hukum yang berkeadilan masih sangat langka dirasakan bagi komunitas difabel. Istilah derajat kecacatan, idiologi kenormalan serta persyaratan sehat jasmani dan rohani telah mengerdilkan kreativitas, harapan dan cita-cita komunitas Difabel, bahkan telah menghilangkan semangat inklusi di masyarakat.

Harapan Terhadap Kebijakan Pemerintah :

  1. Segera melakukan harmonisasi peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun daerah, dengan mengadopsi Konvensi Internasional tentang Hak-hak Penyandang Disabilitas (UNCRPD).
  2. Mengadopsi Konvensi Internasional tentang Hak-hak Penyandang Disabilitas (UNCRPD) dalam pembuatan dan pengesahan  peraturan perundang-undangan dan kebijakan di tinggkat nasional maupun daerah.
  3. Segera mengganti Undang-Undang No. 4 Tahun 1997 tenang Penyandang Cacat dengan undang-undang baru yang mengatur tentang penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak kaum difabel dengan mengadopsi Konvensi Internasional tentang Hak-hak Penyandang Disabilitas (UNCRPD) yang telah diratifikasi.
  4. Segera menandatangani dan meratifikasi Protokol Opsional Konvensi Internasional tentang Hak-hak Penyandang Disabilitas (UNCRPD) sebagai instrumen hukum yang mengatur tentang mekanisme pengaduan internasional terhadap konvensi tersebut. 
  5. Melakukan penanganan dan tindakan hukum yang tegas serta berkeadilan terhadap kasus-kasus kekerasan dan diskriminasi terhadap kaum difabel, dan segera menyusun panduan prosedur hukum bagi kasus-kasus kekerasan dan diskriminasi terhadap kaum disabilitas serta kasus kaum disabilitas yang berurusan dengan hukum.
  6. Menjadikan seluruh wilayah di Indonesia menjadi kabupaten inklusif dan kota inklusif, sehingga masyarakat dapat toleransi dan pemangku kebijakan dapat menyesuaikan kebijakannya terhadap kaum disabilitas, memperluas akses informasi dan akses apresiasi kaum disabilitas, serta memberikan/ penyelenggaraan pendidikan, pelatihan dan pekerjaan agar kaum disabilitas lebih mandiri dan berkompetensi.
  7. Segera menyusun dan mengesahkan Peraturan Daerah dan turunannya terkait dengan penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak kaum disabilitas dengan mengadopsi Konvensi Internasional tentang Hak-hak Penyandang Disabilitas (UNCRPD) yang telah diratifikasi.
  8. Secara proaktif mempromosikan dan mewujudkan inklusif sosial bagi kaum disabilitas dalam segala aspek kehidupan.
  9. Menyediakan aksesibilitas yang memadai di ruang-ruang dan fasilitas-fasilitas publik, di sekolah, di kampus baik fisik maupun non fisik.
  10. Membentuk Komisi Nasional Penyandang Disabilitas untuk memantau perlindungan dan pemenuhan hak-hak kaum disabilitas, menyelidiki dan meneliti kasus-kasus pelanggaran hak-hak difabel, serta memediasi konflik-konflik terkait dengan pelanggaran hak-hak kaum disabilitas.

Blok kemudian tekan tombol Ctrl dan huruf C pada keyboard secara bersamaan untuk copy artikel di atas. Bagi pengguna Google Chrome bisa menyimpan halaman ini dalam bentuk *pdf melalui tombol print/save di atas.! Bagi yang mau repost ulang harap untuk mencantumkan tautan/sumber!..

Jika Anda menyukai , Share melalui social media di atas (satu suka dari anda sangat berarti bagi kami. Tuliskan kritik dan saran anda pada form komentar di bawah! Ketikan email dan klik subcribe untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Info [K-Moe].

Artikel relevan lainnya
Beri Komentar