Antusiasme Orang Tua Antar Anak Hari Pertama Sekolah

Antusiasme Orang Tua Antar Anak Hari Pertama Sekolah

Himbauan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, agar para orang tua mengantar anak pada Hari Pertama Sekolah (HPS), pada hari ini, Senin (18/7), disambut antusias para orang tua di beberapa daerah.

Sahabat keluarga mengutip dari beberapa media online bagaimana antusiasnya para orang tua dalam mengantar anak di hari pertama sekolah. Mereka juga mengapresiasi himbauan Mendikbud tersebut.

Juni Raharjo (50), orang tua dari putrinya yang naik ke kelas-3 di SD Bopkri Gondolayu, Yogyakarta, bertekad sebisa mungkin untuk selalu mengantar jemput puteranya. "Sebisa mungkin saya antar jemput, ya beginilah kalau sudah jadi orangtua harus ada perhatian untuk anak agar dia juga merasa aman dan nyaman menjalani kegiatan," imbuhnya.

Di Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 8 KH Mas Mansyur Kota Malang, para orang tua mendampingi anaknya dengan duduk di bagian belakang anak-anak yang tengah mengikuti proses belajar.

"Kami memiliki tradisi ini sekaligus mengikuti imbauan Menteri Pendidikan. Tidak hanya mengantarkan, tetapi mendampingi proses pendidikan di hari pertama," kata Nashirudin, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 8.

Khusus hari pertama, anak-anak mengikuti proses belajar dengan didampingi orang tua. Kegiatan belajar dilakukan di aula untuk memberi motivasi anak-anak sekaligus membangun komunikasi dengan para orang tua. "Ada pesan yang disampaikan untuk anak-anak, juga pesan untuk orang tuanya," katanya.

Andi (37) wali murid dari Bilqish, siswa baru di SD Negeri 4 Penganjuran, Banyuwangi, mengaku sudah datang di sekolah sejak pukul 06.00 WIB.

"Ini penting untuk membangun komunikasi dan pengenalan dengan pihak sekolah. Kalau anaknya sendiri sih sudah senang dan bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan teman-teman baru. Tapi, sebagai orangtua saya juga harus mengetahui apa-apa saja yang dilakukan di sekolah dan apa yang diperlukan," ujar Andi.

Di hari pertama SDN 4 Pangunjaran mengajak para wali murid turut mengikuti upacara bendera bersama anak-anaknya. Selanjutnya para orangtua turut serta diajak masuk kelas anaknya masing-masing.

Lain lagi dengan Boy, salah satu orangtua murid dari siswa di Labschool Rawamangun, Jakarta Timur. Ia tak dapat membendung air matanya saat mengantarkan anaknya ke sekolah di hari pertama masuk. Dia terharu karena baru kali ini dapat mengantarkan buah hatinya itu ke sekolah, bahkan hingga putranya duduk di bangku kelas 2 dan 3 SMP.

Laki-laki yang berprofesi dokter spesialis obstetri dan ginekologi ini mengatakan, sangat bangga bisa ikut berpartisipasi di hari penting ini. Boy meyakini kehadiran orangtua di hari pertama masuk sekolah merupakan dukungan moril kepada sang buah hati.

"Ini merupakan suatu investasi bagus bagi anak-anak. Paling nggak secara psikologis mereka senang ada orangtua hadir, tak hanya kasih biaya tapi bisa hadir dan merasakan," sebut Boy.

Dia mengapresiasi ide Mendikbud yang membuat gerakan ini. Hal ini dapat memaksa orangtua meluangkan waktu untuk anaknya di tengah kesibukannya untuk memberi semangat bagi kegiatan pendidikan anak dengan aksi nyata.

Blok kemudian tekan tombol Ctrl dan huruf C pada keyboard secara bersamaan untuk copy artikel di atas. Bagi pengguna Google Chrome bisa menyimpan halaman ini dalam bentuk *pdf melalui tombol print/save di atas.! Bagi yang mau repost ulang harap untuk mencantumkan tautan/sumber!..

Jika Anda menyukai , Share melalui social media di atas (satu suka dari anda sangat berarti bagi kami. Tuliskan kritik dan saran anda pada form komentar di bawah! Ketikan email dan klik subcribe untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Info [K-Moe].

Artikel relevan lainnya
Beri Komentar