Ads Banner

Keluarga adalah Institusi Pendidikan yang Utama

Keluarga adalah Institusi Pendidikan yang Utama
Keluarga adalah Institusi Pendidikan yang Utama

Keluarga memegang peran yang sangat penting sebagai institusi pendidikan yang utama dan dalam kehidupan sehari-hari seorang anak. Rumah menjadi tempat di mana setiap anggota keluarga melakukan hal yang utama seperti mendengar melihat, berbicara dan melakukan sesuatu dengan bersama-sama, maupun sendiri. Karena itu pendidikan keluarga harus menjadi bagian penting dalam ekosistem peningkatan kualitas pendidikan dalam pendidikan karakter.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam diskusi bertajuk “Mindful Parenting : Solusi Orang Tua Cerdas”, yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Dharma Wanita Persatuan Kemendikbud. Dalam diskusi itu, motivator sekaligus konsultan bidang pendidikan dan manajemen keluarga, Melly Kiong, hadir sebagai narasumber. Ia mengatakan pendidikan karakter dalam keluarga sangat penting bagi kita semua, khususnya untuk anak-anak. Sosok ibu menjadi sosok yang penting dalam pendidikan seorang anak.

“Pendidikan tidak cukup hanya berada di sekolah, pendidikan di rumah juga merupakan suatu hal yang sangat penting, terutama pendidikan yang diajarkan oleh seorang ibu. Karena menjadi seorang ibu tidak sama memiliki pendidikan seperti pendidikan formal yang biasa didapatkan di sekolah-sekolah,” tutur Melly Kiong di Graha Utama Kemendikbud, Jakarta, Selasa (27/9/2016).

Melly menuturkan, dalam “Mindful Parenting” terdapat lima dimensi yang sangat penting sekali.. Pertama, mendengarkan dengan penuh perhatian dan berbicara dengan empati. Kedua, tidak boleh menghakimi. Ketiga, kesadaran mengatur emosi diri. Keempat, adil dan bijaksana. Kelima, cinta welas asih, kesuksesan bukan prestasi. Menurut Melly, kelima dimensi tersebut jika dipraktikkan dengan baik kepada anak-anak, maka mereka akan tumbuh dengan baik dan mampu mendengarkan orang lain.

Selain itu, orang tua juga harus melihat sisi anak dengan baik agar mereka juga dapat melihat orang lain dari sisi baiknya. “Jangan melihat dari sisi buruknya saja. Sebab dia akan menerapkannya terhadap orang lain. Jika dia melihat orang dari sisi baik, dia dapat diterima juga di lingkungan dan teman-temannya,” ujar Melly. Ia juga mengingatkan peserta diskusi, bahwa salah satu yang paling penting adalah keinginan diri untuk berubah hari ini juga.

Diskusi “Mindful Parenting : Solusi Orang Tua Cerdas” merupakan salah satu diskusi dalam seminar bertema “Keharmonisan Keluarga Dalam Mendukung Prestasi Anak”. Seminar tersbeut diselenggarakan Kemendikbud bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan Kemendikbud. Acara ini dihadiri oleh Ibu Menteri Suryan Widati Muhadjir Effendy, Dirjen PAUD dan Pendidikan Masyarakat Harris Iskandar, serta anggota Dharma Wanita Persatuan Kemendikbud dan masyarakat umum. (Silvira Yolanda/Desliana Maulipaksi)

Print/Save

Blok kemudian tekan tombol Ctrl dan huruf C pada keyboard secara bersamaan untuk copy artikel di atas. Bagi pengguna Google Chrome bisa menyimpan halaman ini dalam bentuk *pdf melalui tombol print/save di atas.!
Share This :

Jika Anda menyukai , Share melalui social media di atas (satu suka dari anda sangat berarti bagi kami. Tuliskan kritik dan saran anda pada form komentar di bawah! Ketikan email dan klik subcribe untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Info [K-Moe].

Artikel relevan lainnya
Beri Komentar