Orientasi Mobilitasi Bagi Tunanetra

Orientasi Mobilitasi Bagi Tunanetra
Orientasi Mobilitasi Bagi Tunanetra

Pengertian Orientasi dan Mobilitasi

Orientasi Mobilitasi merupakan kebutuhan khusus tunanetra. Orientasi adalah proses penggunaan indera yang masih berfungsi untuk menetapkan posisi diri hubngannya dengan objek-objek penting dalam lingkungannya. Mobilitasi merupakan suatu kemampuan, kesiapan dan mudahnya bergerak.

O&M adalah kemampuan, kesiapan dan mudahnya bergerak dari suatu posisi/tempat ke posisi/tempat lain yang dikehendaki dengan tepat, selamat, baik dan efisien tanpa banyak meminta bantuan orang lain.

So, orientasi dan mobilitasi merupakan suatu hal yang berbeda akan tetapi dua unsur yang tidak bisa dipisahkan. Orientasi tidak akan berhasil tanpa mobilitas, sebaliknya Mobilitasi tidak akan berhasil dengan efektif tanpa didasari orientasi. Orientasi banyak berhubungan dengan mental dan Mobilitas berhubungan dengan fisik, sehingga orientasi dengan mobilitas harus terintegrasi di dalam satu kesatuan pada diri kita.

Sebagaimana telah dijelaskan pada postingan terdahulu tentang Tunanetra bahwa akibat ketunanetraan mengalami dampak langsung dan tidak langsung pada diri tunanetra. Sebagai dampak langsung dari ketunanetraan menyebabkan tunanetra memiliki keterbatasan dalam melihat, memvisualisasikan suatu objek sehingga membuat mereka memiliki keterbatasan lainnya seperti keterbatasan dalam konsep dan pengalaman baru serta keterbatasan dalam berinteraksi dan dalam bergerak. Oleh karena itulah O&M dibutuhkan tunanetra untuk mengatasi keterbatasan dalam konsep dan pengalaman sehingga memudahkan mereka dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Tujuan O&M

Orientasi dan Mobilitas bertujuan agar tunanetra memiliki kesiapan, kemampuan dan kemudahan dalam bergerak dari suatu posisi/tempat ke posisi/tempat lainnya dengan tepat tanpa tergantung kepada orang lain.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel