Dampak Ketunarunguan

Ilustrasi Dampak Ketunarunguan
Ilustrasi Dampak Ketunarunguan

Pendengaran merupakan sensori terpenting untuk perkembangan bicara dan bahasa, berkomunikasi dan belajar. Kehilangan pendengaran terjadi sejak lahir, dampaknya lebih serius terhadap perkembangan anak.

Kapan ketunarunguan mulai diketahui dan intervensi yang diberikan terlambat memiliki dampak yang serius terhadap perkembangan anak.

Dampak kehilangan pendengaran terhadap perkembangan anak

  1. Terlambatnya perkembangan keterampilan dalam berkomunikasi (bicara dan bahasa) secara receptif maupun ekspresif.
  2. Keterbatasan bahasa menyebabkan masalah dalam belajar sehingga rendahnya prestasi belajar. Kesulitan berkomunikasi cenderung mengarah kepada terisolasi dan rendahnya konsep diri. "Bagaimana gambaran kita pada diri kita sendiri." gambaran diri mencakup diri psikologis, diri fisik, diri spiritual, diri sosial, dan diri intelektual. Dengan demikian konsep diri merupakan persepsi kita pada bagian-bagian tadi untuk dipadukan dan membentuk keseluruhan gambaran.
  3. Keterbatasan berbahasa berdampak pada kesempatan mendapat peluang bekerja.

Dampak Utama Ketunarunguan Pada Perkembangan Anak

Dampak utama ketunarunguan pada perkembangan anak adalah dalam bidang bahasa dan ujaran (speech). Kita perlu membedakan antara bahasa (sistem utama yang kita pergunakan untuk berkomunikasi) dan ujaran (bentuk komunikasi yang paling sering dipergunakan oleh orang yang dapat mendengar). Besar kecilnya hambatan perkembangan bahasa dan ujaran anak tunarungu tergantung pada karakteristik kehilangan pendengarannya. Hambatan tersebut dapat mengakibatkan kesulitan dalam belajar disekolah dan dalam berkomunikasi dengan orang yang dapat mendengar/berbicara sehingga berdampak pada perkembangan sosial dan keragaman pengalamannya kurang.

0 Response to "Dampak Ketunarunguan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel