Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku Serta Pengertiannya

Pengertian Kalimat Baku

Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku -  kalimat baku adalah jenis kalimat yang disusun dengan benar mengikuti kaidah-kaidah yang berlaku dalam penyusunan kalimat serta sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). sedangkan kalimat tidak baku yaitu kalimat yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah penyusunan kalimat dalam Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).

Penyusunan kalimat baku kerap dipakai dalam penulisan-penulisan resmi atau akademik. Hal tersebut karena kalimat baku akan membuat tulisan itu terkesan tulisan akademik dan ditulis oleh orang yang berkompeten. Selain itu, kalimat baku juga dapat membuat seseorang mudah dalam membaca serta mengerti apa yang ada dalam tulisan tersebut.

contoh kalimat baku, pengertian kalimat baku, ciri ciri kalimat baku

Sedangkan, kalimat tidak baku kerap ditemui dalam teks atau tulisan informal, seperti teks individu, catatan dan lain sebagainya.

Ciri-ciri Kalimat Baku

Adapun ciri-ciri kalimat baku, antara lain yakni:
  1. Memakai tanda baca yang benar.
  2. Memakai ejaan yang benar.
  3. Memakai struktur bahasa yang pas.
  4. Memakai huruf kapital dengan pas.
  5. Bisa mengantarkan gagasannya dengan baik atau tidak ambigu.
  6. Tidak memakai pemborosan kata.
  7. Memiliki kepaduan antara gagasan dan struktur.
  8. Memiliki struktur yang pararel.

Syarat-Syarat Kalimat Baku

Adapun syarat-syarat kalimat baku, antara lain yakni:

Memakai tanda Baca Yang Benar

pemakaian tanda baca sangat penting untuk membuat kalimat menjadi baku atau tidak baku. pemakaian tanda baca seperti titik, koma, tanda tanya, tanda petik harus sesuai dengan kaidah penyusunan kalimat bahasa Indonesia. Contohnya:
  • Kakak berkata, “Kakak akan berangkat ke sekolah besok”. (tidak baku)
  • Kakak berkata, “Kakak akan berangkat ke sekolah besok. ” (baku)

Memakai Huruf Kapital Yang Benar

Suatu kalimat akan menjadi tidak baku kalau salah menuliskan huruf kapital, oleh karena itu pemakaian huruf kapital ini harus dicermati. Huruf kapital biasanya dipakai untuk nama orang, tempat, huruf pertama pada kalimat dan lain sebagainya. Contohnya:
  • Saat berkunjung ke Kota Malang, aku membeli sebuah Apel Malang di pasar. (tidak baku)
  • Saat berkunjung ke Kota Malang, aku membeli sebuah apel malang di pasar. (baku)

Memiliki Struktur Dan Ketatabahasaan Yang Tepat

Kalimat baku harus memiliki ketepatan pada struktur bahasa dan ketatabahasaannya, yang dimaksudkan dengan struktur dan ketatabahasaan yakni adanya kejelasan struktur mana bagian subjek, predikat, objek dan penjelasan. Contohnya:
  • Ayah memberi duit adik. (tidak baku)
  • Ayah memberi adik duit. (baku)

Gagasan Padu

Kalimat baku yang termasuk kalimat efektif harus memiliki ketentuan padu. Kalimat yang padu yakni hubungan antara struktur dan gagasan utamanya harus sesuai atau saling mendukung. Contohnya:
  • Berdasarkan catatan dia anak yang paling bandel di sekolah. (tidak baku)
  • dia yaitu anak yang paling bandel di sekolah berdasarkan catatan. (baku)

Hemat Kata

Kalimat baku harus memiliki kehematan kata, kehematan pemakaian kata juga membuat kalimat baku menjadi kalimat efektif. Contohnya:
  • Kedua anak itu saling maaf-memaafkan setelah didamaikan oleh guru. (tidak baku)
  • Kedua anak itu saling memaafkan setelah didamaikan oleh guru. (baku)

Logis atau Tidak Ambigu

Suatu kalimat dikatakan logis jika kalimat tersebut bisa di cerna atau diterima dengan akal sehat. kalau membaca suatu kalimat dan terdengar aneh, maka kalimat tersebut tidak baku. Contohnya:
  • Ibu Guru meminta kita untuk membaca buku sejarah baru ke perpus. (tidak baku)
  • Ibu Guru meminta kita  untuk membaca buku sejarah yang baru ke perpus. (baku)

Ejaan yang Tepat

Kalimat baku memiliki ejaan yang tepat. Contohnya:
  • Bimbing aku ke jalan yang benar ya Rab! (tidak baku)
  • Bimbinglah aku ke jalan yang benar ya Rab! (baku)

Struktur Pararel

Contohnya:
  • Linda membantu Ratna kemudian diantarkannya kembali. (tidak baku)
  • Linda membantu Ratna kemudian mengantarkannya kembali. (baku)

Itulah tadi penjelasan tentang contoh kalimat baku dan tidak baku serta pengertiannya, semoga bermanfaa.

0 Response to "Contoh Kalimat Baku dan Tidak Baku Serta Pengertiannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel