Pendidikan Informal - Pengertian , Ciri, Fungsi, Peran Contoh Pendidikan Informal

Pendidikan Informal - Pengertian , Ciri, Fungsi, Peran Contoh Pendidikan Informal. Pendidikan informal merupakan jalur pendidikan keluarga serta lingkungan yang berbentuk kegiatan belajar secara mandiri. Hasil pendidikan informal mendapat pengakuan sama dengan pendidikan formal dan nonformal setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan standar nasional pendidikan. ataupun lebih singkatnya, pendidikan informal merupakan pendidikan dengan ruang lingkup keluarga dan lingkungan.

Pendidikan Informal

Pendidikan informal ini diberikan kepada setiap pribadi orang sejak lahir dan sepanjang hidupnya, baik itu melalui keluarga ataupun lingkungan sekitarnya. Pendidikan ini menjadi dasar pembentukan kebiasaan, watak, dan sikap seseorang di masa depan.

Ciri Ciri Pendidikan Informal

Adapun ciri-ciri pendidikan informal, antara lain yakni:
  1. Kegiatan belajar terbentuk secara mandiri.
  2. Tidak terikat dengan waktu dan tempat.
  3. Proses belajar berlangsung tanpa ada pendidik dan peserta didik, namun antara orangtua dengan anak ataupun antara kakak dengan adik.
  4. Tidak mengenal persyaratan umur.
  5. Tidak terdapat persyaratan khusus yang harus dilengkapi.
  6. Peserta didik tidak perlu mengikuti ujian tertentu.
  7. Proses pendidikan dilakukan oleh keluarga dan lingkungan.
  8. Tidak ada kurikulum tertentu yang harus dijalankan.
  9. Tidak ada jenjang dalam proses pendidikannya.
  10. Proses pendidikan dilakukan secara terus menerus dimana saja dan kapan saja
  11. Orang tua merupakan guru bagi anak didik.
  12. Tidak terdapat manajemen yang jelas dalam proses pembelajaran.
  13. Tidak memakai metode yang komplikatif yang susah di mengerti ataupun sulit dilaksanakan.
  14. bahan pembelajaran cukup sederhana.
  15. Tidak terorganisasi secara struktural.
  16. Tidak ada penjenjangan kronologis
  17. Tidak mengenal adanya kredensials. 

Fungsi dan Peran Pendidikan Informal

Fungsi dan peran utama pendidikan informal ini ialah untuk membentuk karakter dan kepribadian seseorang. Lebih lengkapnya, fungsi dan peran pendidikan informal, antara lain ialah:
  1. Membantu meningkatkan hasil belajar anak, baik pendidikan formal ataupun non formal.
  2. mengendalikan dan memotivasi anak agar lebih aktif belajar.
  3. Membantu perkembangan fisik dan mental anak, baik dari dalam keluarga ataupun lingkungan.
  4. Membentuk karakter anak dengan metode yang disesuaikan dengan kebutuhan, keterampilan, dan perkembangan anak.
  5. Memotivasi anak agar sanggup meningkatkan potensi ataupun bakat yang dimilikinya.
  6. Membantu anak lebih mandiri dan sanggup memecahkan permasalahan yang dihadapinya.
Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa peran keluarga terutama orang tua, sangat besar terhadap perkembangan seorang anak. Dalam pendidikan ini, orang tua berfungsi sebagai pendidik, pembimbing, teladan, pengontrol, fasilisator, motivator, sekaligus juga inovator.

Contoh Pendidikan Informal

Seperti yang diketahui, proses penyelenggaraan pendidikan informal ini dilakukan oleh keluarga dan lingkungan. ada juga contoh jalur pendidikan informal antara lain ialah:
  1. Pendidikan budi pekerti
  2. Pendidikan agama
  3. Pendidikan moral
  4. Pendidikan etika
  5. Pendidikan sopan santun
  6. Sosialisasi dengan lingkungan

0 Response to "Pendidikan Informal - Pengertian , Ciri, Fungsi, Peran Contoh Pendidikan Informal"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel