Pengertian Lompat Jauh, Sejarah, Tujuan, Gaya, Teknik Lompat

Lompat Jauh - Pengertian Lompat jauh yaitu jenis olahraga atletik yang membutuhkan kecepatan, ketangkasan dan kekuatan seorang atlet untuk melompat sejauh mungkin dari titik lepas landas ataupun garis lompat setelah itu melayang di udara dan mendarat sejauh-jauhnya dalam bak pasir.

pengertian lompat jauh

Jumper ataupun pelompat biasanya akan mengambil ancang-ancang sejauh 30 meter (100 kaki) dari garis lompat, setelah itu memacu langkah kakinya sampai kecepatan maksimum sebelum melakukan tolakan (meloncat) dengan satu kaki sedekat mungkin dari tepian garis lompat.

Apabila kontestan melompat melebihi batas garis lompat. Maka loncatannya dibatalkan ataupun tidak sah. sementara jika peserta melompat jauh di belakang garis lompat itu dibolehkan, hanya saja ia kehilangan jarak berharga. Jadi, atlet lompat jauh harus berlari sekencang mungkin setelah itu meloncat sedekat mungkin dengan tepi garis lompat agar hitungan lompatannya lebih maksimal.

Sejarah olahraga Lompat Jauh

Sejarah lompat jauh bermula sejak sekitar 13 abad silam. olahraga ini sudah ada sejak tahun 708 Masehi saat ada Olimpiade Kuno di Yunani. Lompat jauh adalah satu-satunya event lompat yang dilombakan dalam Olimpiade Kuno. Menurut informasi yang ada, saat itu olahraga lompat jauh pernah dilakukan oleh peserta Sparta dengan panjang lompatan sejauh 7, 05 meter.

Pada awal mulanya, semua event yang diadakan dalam Olimpiade Kuno dimaksudkan sebagai bentuk latihan militer perang. munculnya olahraga lompat jauh ini dipercaya untuk melatih ketangkasan para prajurit perang dalam melompati rintangan yang berbeda, seperti parit ataupun jurang.

Pada masa itu, teknik dan cara lompat olahraga lompat jauh ini sangat berbeda dengan metode dan cara lompatan yang sekarang diterapkan. Lompatan pada era dahulu dibuat dalam bentuk jamak. Dalam event ini juga, para pelompat hanya diperkenankan memakai start lari pendek. tidak hanya itu, para pelompat juga diharuskan berlari sembari membawa beban di kedua tangannya, yang dikenal dengan nama halteres dengan berat berkisar antara 1 sampai 4, 5 kilogram.

teknik dan cara lompatan pada waktu itu jauh berbeda dengan yang ada pada saat ini. Berdasarkan bukti-bukti lukisan yang terdapat pada tembikar yang dibuat pada era itu, lompatan dibuat secara berulang kali, seperti pada lompatan dalam bentuk multiple, double-triple ataupun quin-triple.

Dalam catatan sejarah, atlit olimpiade kuno yang paling populer yaitu Chionis, dimana pada Olimpiade tahun 656 sebelum masehi ia berhasil menciptakan sebuah lompatan yang melewati angka 7 meter dan 5 sentimeter. Di zaman modern sendiri lompat jauh sudah menjadi bagian kompetisi Olimpiade sejak pertama kali munculnya perlombaan ini tahun 1896. Akhirnya di 1914, dokter. Harry Eaton Stewart merekomendasikan dibuatnya running broad jump yang distandarkan bagi atlit wanita oleh karena itu mereka juga bisa mengadakan kompetisi lompat jauh, saran ini dipertimbangkan dan diterapkan sehingga atlit wanita dapat mengikuti kompetisi lompat jauh pada tingkat Olimpiade.

walaupun olahraga ini merupakan bagian dari game Olimpiade Kuno, baru pada tahun 1896 yakni pada Olimpiade modern pertamalah lompat jauh dilombakan secara resmi, dan untuk perempuan baru dimulai pada tahun 1948.

Tujuan lompat jauh

Untuk mencapai jarak lompatan sejauh mungkin ke sebuah titik pendaratan ataupun bak lompat. Dalam hal ini, jarak lompatan diukur dari papan tolakan sampai ke batas terdekat dari letak titik pendaratan yang dihasilkan oleh bagian tubuh.

Adapun bagi yang melaksanakan atau bagi atlet lompat jauh memiliki beberapa manfaat sebagai berikut:
  • Lompat jauh membantu dalam melatih kekuatan
  • Lompat jauh membantu dalam melatih kecepatan melalui awalan berlari yang dilakukan
  • Lompat jauh membantu dalam melatih kelentukan
  • Lompat jauh membantu dalam melatih kelincahan
  • Lompat jauh juga membantu dalam melatih ketepatan
  • Lompat jauh membantu dalam melatih daya tekan
  • Lompat jauh membantu dalam melatih koordinasi gerak
  • Lompat jauh membantu dalam melatih keuletan

Macam-Macam gaya Lompat Jauh

Menurut Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (1997: 60) terdapat 3 berbagai macam gaya dalam lompat jauh, antara lain;

a. gaya Jongkok/gaya Mengambang

gaya ini adalah gaya lompat jauh tertua, gaya jongkok mudah dilakukan karena jumper hanya harus menekuk kedua kaki mirip seperti posisi jongkok saat melayang di udara.

b. gaya Berjalan di Udara

jika gaya jongkok yaitu gaya lompat jauh tertua. gaya berjalan di udara ataupun walking in the air yaitu gaya terpopuler para pelompat jauh profesional, karena, gaya ini sangat efektif untuk menghasilkan lompatan terjauh dibanding gaya yang lain.

teknik lompat jauh berjalan di udara dimulai dari saat kaki tumpu melangsungkan tolakan ataupun loncatan. saat tubuh melayang di udara lakukan gerakan seperti melangkahkan kaki ataupun seperti anda sedang berjalan.

c. gaya Menggantung

teknik lompat jauh menggantung yaitu teknik dimana saat tubuh melayang posisi dada dibusungkan ke depan. kedua tangan dinaikan keatas sebaliknya kedua kaki ditekuk kebelakang. Hal tersebut untuk membuat tubuh selama mungkin berada di udara.

Teknik Dasar Lompat Jauh


Teknik-teknik yang harus dipejari saat akan melakukan olahraga lompat jauh antara lain yakni, teknik awalan, teknik tumpuan, teknik melayang dan mendarat. Berikut ini merupakan penjelasannya:

a. teknik Awalan

Jumper melakukan ancang-ancang sekitar 20-30 meter dari garis lompat kemudian mendekati garis tersebut sembari menambah kecepatan lari. Namun jumper harus bisa mengatur kecepatan lari, paling utama di 3-5 akhir sebelum garis lompat dan mempersiapkan untuk melakukan pengalihan dari kecepatan lari awalan (gerak horizontal) mengarah tolakan/loncatan (gerek vertikal).

b. teknik Tolakan ataupun Loncatan

Tolakan yaitu tahap dimana kaki melakukan lompatan di garis lompat untuk mengangkat tubuh ke atas dan melayang di udara sebelum nanti mendarat.

saat melakukan tolakan, kaki sedikit dibengkokan, kaki ditapakan dan tungkai diluruskan. Gerakan tolakan ini membutuhkan kekuatan, kecepatan dan konsentrasi agar kaki tidak melewati batas garis loncat.

c. teknik Melayang

Gerakan kaki seperti berjalan saat posisi tubuh melayang, itu akan mempermudah dan memperluas jarak pendaratan anda. tidak hanya itu ada beberapa hal yang harus dicermati saat tubuh jumper berada dalam posisi melayang. antara lain:
  • Menjaga keseimbangan badan.
  • berusaha melayang diudara selama mungkin
  • Mempersiapkan kaki untuk melakukan pendaratan.

d. teknik Pendaratan

Pendaratan yang benar dilakukan dengan cara menundukan kepala, mengayunkan lengan dan menggerakan pinggang ke arah depan. Hal ini dilakukan agar saat proses pendaratan, Anggota badan lain tidak menyentuh pasir lebih belakang daripada kaki.

Untuk mengasah 4 teknik lompat jauh diatas, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan, antara lain:
  • Mementukan jarak ancang-ancang yang tepat
  • Menentukan irama lari awalan
  • Melatih dan mencoba beragam teknik tolakan, melayang dan juga pendaratan.

Ukuran Lapangan Lompat Jauh

Untuk menciptakan arena olahraga lompat jauh, ada ukuran dan standar sendiri dalam olahraga ini.

1. Lintasan Lari Awalan

Panjang lintasan standar yang dipakai jumper untuk melakukan ancang-ancang minimum sekitar 40 meter (131 kaki) dengan lebar 1, 22 meter sampai 1, 25 meter. disamping kanan dan kiri lintasan kemudian diberi garis putih selebar 5 centimeter.

2. Papan Tolak

Papan tolak berbentuk segi empat, dibuat dari kayu atau bahan lain yang sesuai dan di cat putih. Papan tolakan ditimbun tidak kurang dari 1 meter dari tepi dekat tempat pendaratan. Jarak papan tolak dengan sisi terjauh dari tempat pendaratan minimun 10 meter.
Panjang =1, 21–1, 22 meter
Lebar =1, 98–2, 02 desimeter
Tebal =1, 00 desimeter
Papan tolak ditimbun ditanah dan bagian tanahnya rata dengan tanah lintasan. Di belakang garis tolakan/loncatan tersebut kemudian dipasang papan plastisin atau bahan yang lain. yang akan membuat ciri apabila jumper meloncat melewati garis loncatan.

c. Tempat Pendaratan

Lebar dari tempat pendararan lompat jauh minimun 2, 175 meter. tempat pendaratan ini diisi dengan pasir yang lembut dan sedikit basah. Dan permukaannya dibuat rata dengan permukaan garis loncat.

Sistem dan Peraturan Lompat Jauh

Seorang pelompat (jumper) atau atlit olahraga lompat jauh lompatannya dinyatakan tidak sah atau gagal apabila:
  • menyentuh tanah dibelakang garis loncatan dengan bagian tubuh manapun baik itu saat melakukan tolakan atau berlari tanpa membuat tolakan. Kesimpulannya, jumper harus melakukan tolakan tepat sebelum ujung garis loncatan atau sebelum garis tersebut.
  • saat melakukan pendaratan, pelompat menyentuh bagian lain di luar zona pendaratan.
  • Mendarat dengan gerakan salto.

Itulah tadi penjelasan tentang pengertian lompat jauh, sejarah, tujuan, gaya, teknik, peraturan dan ukuran lapangan lompat jauh. Semoga bermanfaat terima kasih.

0 Response to "Pengertian Lompat Jauh, Sejarah, Tujuan, Gaya, Teknik Lompat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel