Sejarah Uang, Definisi, Fungsi, Syarat, Nilai, Jenis & Teori

Sejarah Uang - Tentu saja uang tidak asing lagi bagi anda kan ?. Setiap hari tentu Anda akan selalu berhubungan dengan uang untuk dipakai sebagai alat transaksi. Dan negara indonesia menggunakan uang sebagai alat transaksi bahkan sudah mengalami beberapa kali perubahan sejak presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno sampai Presiden Jokowi. Uang tampaknya tidak pernah sekalipun terpisah dari kehidupan manusia.

sejarah uang

Di dunia ini tidak ada seorang pun yang tidak membutuhkan uang dalam kelangsungan hidupnya. Ada yang mengatakan bahwa uang bukan segalanya, namun segalanya membutuhkan uang. Kita tidak bisa munafik dan kita harus mengakui hal itu.

Hampir semua barang di dunia ini hanya bisa Anda dapatkan dengan menggunakan uang. Uang berfungsi sebagai alat tukar ataupun alat jual beli. saat membeli barang ataupun jasa tertentu orang akan membutuhkan uang sebagai alat tukar untuk mendapatkan kedua hal tersebut.

Apabila dilihat dari sejarahnya uang memiliki sejarah yang panjang. Sebelum beranjak lebih jauh membahas terkait ini itu Anda memang harus terlebih dahulu mempelajari sejarah uang. Dengan mempelajari sejarah Anda bisa memberi gambaran bagaimana pada awal mulanya uang ini bisa muncul dan eksis sampai sekarang. Kami akan membahas sejarah uang pada ulasan selanjutnya.

Bukan hanya sejarah saja namun kami juga akan membahas beberapa hal penting terkait uang yang lain, yang dimulai dari sejarah uang, definisi uang, syarat-syarat uang, fungsi uang, nilai dan jenis uang, teori uang, serta fitur teknologi cetak uang terbaru untuk NKRI. Simak hal-hal seperti itu pada ulasan yang akan kami bagikan setelah ini.

Uang tidak datang seketika begitu saja, namun uang ini muncul karena ada sebab tertentu yang melatarbelakanginya. Apabila sekarang masyarakat menggunakan uang sebagai alat transaksi, pada zaman dahulu tidak demikian.

Zaman dahulu orang melaksanakan transaksi dengan cara barter. Barter yakni transaksi penukar suatu barang untuk mendapatkan barang lain.

Pertukaran barang akan terjadi apabila orang dengan orang yang lain membutuhkan barang tertentu yang pada saat itu memang sedang mereka butuhkan.

Apabila tidak sedang membutuhkan barang tersebut seseorang juga tidak menukar barang mereka. seiring kemajuan zaman, masyarakat mulai merasa kesulitan dengan transaksi yang seperti ini, Berikut beberapa kesulitan yang terjadi pada saat itu.
  • Orang tidak bisa menentukan nilai barang yang akan ditukarkan.
  • Sering-kali seseorang kesulitan menemukan seseorang yang memiliki barang yang mereka butuhkan dan menukarnya.
Ini merupakan awal orang mulai mencari alternatif yang bisa dipakai untuk mengatasi beberapa kesulitan di atas. Mereka mulai berpikir untuk menetapkan suatu barang yang bisa dipakai dan memiliki nilai tertentu. barang yang digemari banyak orang, tidak mudah rusak, dan mudah untuk dibawa kemana saja. Akhirnya pada saat itu orang-orang memilih memakai logam (emas dan perak) sebagai alat transaksi.

Pada mulanya tidak ada nilai tertentu pada logam tersebut, nilainya hanya dihitung dari persatuan keping logam. Belum ada nilai pasti yang tertera pada gam tersebut.

Semakin lama logam semakin menjadi barang yang langka, oleh karena itu orang mulai mencari alternatif kembali. Pada saat inilah uang kertas mulai menjadi alternatif untuk mengatasi hal itu. Nilai uang kertas ini ditentukan tergantung dari angka yang tercantum di dalam mata uang tersebut.

seiring kemajuan zaman uang kertas ini mulai di atur oleh pejabat kepemerintahan suatu negara. Pejabat pemerintahan inilah yang akan membuat dan mencetak uang yang akan dipakai oleh masyarakat. apabila kita melihat ke situasi sekarang ini, Bank Indonesia (BI) itulah institusi pemerintah yang berhak untuk mencetak uang untuk keperluan masyarakat.

Definisi Uang Menurut Para Ahli

Apabila kita berdiskusi mengenai definisi uang, mungkin tidak akan pernah kita temukan definisi paten dari uang itu sendiri. Namun, untuk memberikan gambaran terkait uang, kita harus melakukannya dengan mendefinisikannya.

Tidak hanya itu definisi ini juga bermanfaat untuk memberikan batas terkait sesuatu agar memiliki arti yang lebih jelas.

Mengenai definisi uang sendiri, beberapa ahli telah membantu dengan memberikan pendapat mereka terkait definisi uang. Untuk mempermudah Anda memahami definisi ini, berikut kami sajikan untuk Anda beberapa definisi uang menurut para ahli.

Robertson

Menurutnya, uang merupakan sesuatu yang biasanya diterima oleh seseorang untuk melakukan pembayaran suatu barang ataupun jasa dengan baik.

R. S. Sayers

Menurut Sayers uang adalah sesuatu yang biasanya diterima oleh seseorang sebagai pembayaran tagihan saat membayar suatu barang ataupun jasa.

Albert Gailort Hart

Uang merupakan kekayaan seseorang yang mana pemiliki bisa menggunakannya untuk membayar hutang secara langsung tanpa ada penundaan.

A. C. Pigou

Uang merupakan sesuatu yang biasanya dipakai sebagai alat untuk pertukaran sesuatu.

Rollin g. Thomas

Ia berpendapat bahwa uang merupakan sesuatu yang sudah siap dan biasanya diterima oleh khalayak dan dipakai untuk membayar tagihan untuk mendapatkan suatu barang ataupun jasa tertentu..

melihat beberapa definisi dari beberapa ahli tersebut, bisa disimpulkan bahwa uang adalah alat transaksi dengan nilai tertentu yang akan ditukarkan untuk mendapatkan barang ataupun jasa. Jadi untuk mendapatkan barang yang dikehendakinya seseorang harus memberikan uang untuk ditukarkan dengan barang tersebut.

Syarat-syarat Uang

Tidak semua kertas ataupun logam yang memiliki angka bisa dikatakan uang. terlebih lagi untuk pembuatan uang sendiri kertas yang dipakai juga bukan kertas sembarangan, namun kertas khusus yang tidak mudah rusak dan luntur apabila terkena air.

Uang juga dibuat oleh lembaga khusus yang diberikan wewenang oleh pemerintah untuk mencetak uang.

Uang asli yang di keluarkan oleh institusi itulah yang sah dipakai untuk melaksanakan transaksi. terlebih lagi seseorang yang membuat uang tiruan akan berarti mereka telah melanggar hukum.

Mereka akan di penjara sebagaimana tuntutan yang telah tercantum dalam undang-undang. Ada syarat-syarat tertentu sesuatu itu dikatakan uang ataupun bukan. Berikut beberapa syarat-syarat uang yang perlu Anda ketahui.
  • Dalam jangka waktu yang cukup lama memiliki nilai yang tetap.
  • Sesuatu barang dikatakan uang apabila barang tersebut diterima secara umum.
  • Antara satu dengan yang lain memiliki kualitas yang sama.
  • Tidak mudah rusak, oleh karena itu bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama.
  • Mudah disimpan di mana saja.
  • Mudah untuk dibagi tanpa mengurangi nilainya.
  • dipakai dan diterima secara umum.
  • Memiliki ciri-ciri tertentu, oleh karena itu sulit untuk dipalsukan.
  • Memiliki ciri yang bisa membantu orang yang memiliki keterbatasan, seperti tuna netra.
  • Dibuat menggunakan kertas khusus, oleh karena itu tidak mudah sobek.
  • Dibuat oleh institusi negara yang secara resmi diberikan wewenang untuk membuat dan mengedarkannya.
Itu ia syarat-syarat uang perlu Anda ketahui. Jadi walaupun kelihatan sama, namun tidak memiliki syarat seperti yang ada di atas, Anda tentu harus curiga, bisa jadi uang tersebut tidak asli atau palsu. Pada ulasan selanjutnya akan kami tunjukkan kepada Anda terkait fungsi uang.

Fungsi Uang

Apabila melihat dari definisinya sendiri, Anda tentu saja sudah bisa menduga fungsi dari uang, ialah sebagai alat transaksi. Namun bukan hanya itu saja, tapi masih banyak lagi fungsi uang yang lain. Agar Anda mengetahui apa saja fungsi uang tersebut, akan kami tunjukkan kepada Anda.

Kami akan membagi fungsi ini ke dalam dua bagian besar, yakni fungsi uang asli dan fungi uang turunan. Simak penjelasannya berikut ini.

Fungsi Asli (Primer)

Kami sudah merangkumkan fungsi asli uang agar Anda lebih mudah dalam memahaminya. Berikut fungsi asli uang yang perlu Anda tahu.

Sebagai alat tukar

Fungsi yang pertama ialah sebagai alat tukar. penggunaan uang ini sangat mempermudah manusia dalam melaksanakan transaksi.

Sebagai alat satuan hitung

Fungsi kedua ialah sebagai alat satuan hitung. alat satuan hitung ini untuk menentukan harga suatu barang ataupun jasa.

Sebagai penyimpanan nilai

Fungsi ketiga ialah untuk menyimpan nilai. Misalkan Anda menyimpan uang Anda di bank, Anda akan disuguhkan dengan nilai ataupun angka. namun bila Anda membutuhkannya bisa dengan mudah Anda ambil.

Fungsi Turunan

Tidak hanya fungsi asli saja, uang juga memiliki fungsi turunan. Berikut fungsi turunan uang yang perlu Anda tahu.

alat pembayaran yang sah

Apabila Anda membutuhkan suatu barang, untuk mendapatkannya tentu saja Anda harus membayarnya. yup, uang inilah yang dipakai sebagai pembayaran yang sah.

alat pendorong kegiatan ekonomi

Uang ini bisa Anda gunakan untuk melakukan investasi, misalkan Anda ingin mendapatkan uang dalam jumlah yang lebih besar, itu maksudnya Anda harus memutar uang Anda untuk usaha.

Sebagai alat pemindahan kekayaan

Misalkan Anda ingin pindah rumah karena ada suatu alasan tertentu, Anda tentu saja tidak akan bisa memindahkan rumah sebelumnya ke posisi tempat tinggal yang baru, namun Anda bisa menjual rumah Anda terlebih dahulu, lalu membeli rumah baru i tempat yang baru.

Sebagai penimbun kekayaan

tidak hanya dalam bentuk barang, seperti tanah, rumah, ataupun properti yang lain, uang juga bisa disimpan. Uang yang Anda simpan itulah salah satu kekayaan yang Anda miliki.

Nilai dan jenis Uang

berdiskusi mengenai uang, kita tidak akan pernah bisa terlepas dari nilai dan jenis uang. Berikut penjelasan lebih lanjut terkiait nilai dan jenis uang yang perlu Anda ketahui.

Nilai uang

Apabila dilihat dari nilainya uang dibedakan menjadi 2, yakni nilai uang berdasarkan ukurannya dan nilai uang berdasarkan asalnya.
  • Berdasarkan ukurannya, nilai uang juga masih dibedakan lagi menjadi 2, yakni nilai nominal (nilai yang tercantum dalam mata uang) dan nilai intrinsik (nilai uang berdasarkan bahan pembuatannya).
  • Berdasarkan asal nya, nilai uang juga dibagi menjadi 2, yakni uang eksternal (nilai uang berdasarkan perbandingan dengan nilai uang negara lain (kurs) dan internal (nilai uang dilihat dari keahlian mendapatkan barang.

Jenis uang

selanjutnya yakni mengenai jenis uang, apabila nilai uang dibedakan menjadi 2, jenis uang dibedakan menjadi 3 bagian besar, yakni uang menurut jenisnya, uang menurut bahan pembuatannya, dan uang menurut nilainya.

Uang menurut jenisnya

Menurut jenisnya uang dibedakan menjadi 2, ialah uang kartal dan uang giral. Uang kartal adalah alat pembayaran sah yang dipakai oleh masyarakat untuk mendapatkan barang ataupun jasa.

sedangkan uang giral merupakan uang yang disimpan bisa bentuk tabungan, namun apabila dibutuhkan bisa ditarik sewaktu-waktu.

Jenis uang menurut bahan pembuatannya

Menurut olahan pembuatannya, tipe uang dibedakan menjadi 2, ialah uang logam dan uang kertas.

Jenis uang menurut nilainya

Menurut nilainya, tipe uang juga dibedakan menjadi 2, ialah uang ciri (token money) dan uang penuh (full bodied money).

Teori Nilai Uang

Anda juga tidak boleh melupakan teori nilai uang bila mempelajari masalah uang. Teori uang dibedakan ke dalam 2 hal, yakni teori uang statis dan teori uang dinamis. Berikut pemaparan singkat kami terkait kedua hal tersebut.

Teori uang statis

adalah teori yang mempermasalahkan perubahan nilai uang akbiat pertumbuhan ekonomi. Pembuatan teori ini bertujuan untuk menanggapi beberapa pertanyaan, seperti apa itu uang, mengapa beredar, dan mengapa ada harganya. Berikut teori uang statis yang perlu Anda tahu.
  • Nominalisme, ialah teori yang mengatakan uang ditetapkan berdasarkan harga beli nya.
  • konvensi, ialah teori yang menyatakan diterimanya uang secara umum berdasarkan dari musyawarah dan mufakat.
  • Metalisme, ialah teori yang menyatakan nilai uang didasarkan pada olahan pembuatan uang tersebut.
  • negara, teori yang menyatakan bahwa uang adalah suatu barang yang ditetapkan oleh pemerintah dan diatur oleh undang-undang.

Teori uang dinamis

Apabila teori statis tidak mempermasalahkan perubahan nilai uang, teori dinamis merupakan kebalikannya. Teori dinamis merupakan teori yang mempermasalahkan perubahan nilai uang yang disebabkan oleh pertumbuhan ekonomi. Berikut teori uang dinamis yang perlu Anda tahu.
  • Teori ongkos produksi, ialah teori yang menyatakan bahwa nilai uang dalam peredarannya bisa dipandang sebagai barang.
  • Teori kuantitas, ialah teori yang menyatakan bahwa kuat lemahnya nilai uang dipengaruhi oleh faktor barang dan jasa, jumlah peredaran uang, dan kecepatan peredaran uang.
  • Teori persediakan kas, ialah teori yang menyatakan perubahan nilai uang berdasarkan jumlah uang yang tidak dibelanjakan.

Itu dia teori nilai uang yang perlu Anda tahu. Pada ulasan selanjutnya akan kami tunjukkan kepada Anda fitur teknologi cetak uang terbaru Indonesia.

Teknologi Cetak Uang NKRI

Pada tahun 2016 dalam pembuatannya Bank Indonesia menyatakan bahwa dicetak menggunakan teknologi yang berbeda dari sebelumnya. perbedaan tersebut paling utama pada kertas yang akan dipakai untuk mencetak uang, kertas tersebut memiliki fitur-fitur sekuriti intaglio.

Intaglio adalah cara percetakan uang yang digoreskan pada permukaan kertas, oleh karena itu apabila dipegang uang tersebut akan terasa timbul. Lebih lanjut, berikut fitur-fitur baru tersebut.
  • Rainbow feature, ialah fitur gambar pada uang yang apabila dilihat dari sudut tertentu akan terlihat gambar tersembunyi yang memiliki banyak warna.
  • Ultraviolet Feature, apabila dilihat di bawah sinar UV akan terlihat gambar yang memendar menjadi 2 warna.
  • Laten image, maksudnya ada gambar tersembunyi berbentuk logo BI (di bagian depan uang) dan nominal uang (bagian belakang uang).
  • Colour Shifting, apabila di lihat dari sudut pandang tertentu akan terlihat uang memiliki warna yang kontras.
  • Rectoverso, apabila diterawang ada logo BI yang terdapat pada uang.
Blind code, untuk mempermudah tuna netra mengenali nilai uang yang dibawanya dengan cara meraba di bagian nominal, karena di bagian ini apabila diraba seperti terasa timbul. Itulah Sejarah Uang, Definisi, Fungsi, Syarat, Nilai, Jenis & Teori semoga bermanfaat.

0 Response to "Sejarah Uang, Definisi, Fungsi, Syarat, Nilai, Jenis & Teori"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel